Informasi Dunia Kerja: Deskripsi Pekerjaan

Showing posts with label Deskripsi Pekerjaan. Show all posts
Showing posts with label Deskripsi Pekerjaan. Show all posts

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Advokat (Pengacara, Kuasa Hukum)

Advocate / Advokat (Pengacara, Kuasa Hukum)
Pengertian Advokat

Pengacara, advokat atau kuasa hukum adalah kata benda, subyek. Dalam praktik dikenal juga dengan istilah Konsultan Hukum. Dapat berarti seseorang yang melakukan atau memberikan nasihat (advis) dan pembelaan “mewakili” bagi orang lain yang berhubungan (klien) dengan penyelesaian suatu kasus hukum. Istilah pengacara berkonotasi jasa profesi hukum yang berperan dalam suatu sengketa yang dapat diselesaikan di luar atau di dalam sidang pengadilan.

Dalam profesi hukum, dikenal istilah beracara yang terkait dengan pengaturan hukum acara dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata. Istilah pengacara dibedakan dengan istilah Konsultan Hukum yang kegiatannya lebih ke penyediaan jasa konsultasi hukum secara umum.

Tugas & tanggung jawab advokat

Pembelaan dilakukan oleh pengacara terhadap institusi formal (peradilan) maupun informal (diskursus), atau orang yang mendapat sertifikasi untuk memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Di Indonesia, untuk dapat menjadi seorang pengacara, seorang sarjana yang berlatar belakang Perguruan Tinggi hukum harus mengikuti pendidikan khusus dan lulus ujian profesi yang dilaksanakan oleh suatu organisasi pengacara. Mereka adalah ahli dalam seni advokasi, yang melibatkan presentasi kasus di pengadilan dan pemberian saran pada setiap aspek litigasi.

Advokat menerima pekerjaan dan biaya mereka dari pengacara, yang mentransfer klien mereka dalam kasus-kasus yang masuk ke pengadilan. Sementara pendukung berlatih di pengadilan Skotlandia sebagai anggota Fakultas Advokat, mereka juga memiliki hak penonton sebelum Mahkamah Agung Inggris dan sejumlah badan pengambilan keputusan lain seperti pengadilan dan arbitrase.

Tugas & Tanggung jawab Advokat
  • Mewawancarai klien dan menyediakan mereka dengan nasihat hukum ahli
  • Meneliti dan mempersiapkan kasus dan menghadirkan mereka di pengadilan
  • Menulis dokumen hukum dan menyiapkan pembelaan tertulis untuk kasus perdata
  • Penghubung dengan profesional lain seperti pengacara
  • Mengkhususkan diri dalam bidang hukum tertentu
  • Mewakili klien di pengadilan, pertanyaan publik, arbitrase dan pengadilan
  • Mempertanyakan saksi
  • Negosiasi
Kualifikasi dan Pendidikan yang dibutuhkan Advokat
  • Lulusan fakultas Hukum/ Pasca Sarjana hukum
  • Interpersonal yang sangat baik, presentasi dan keterampilan komunikasi tertulis / lisan
  • Kepemilikan integritas, kerahasiaan dan cara non-merugikan
  • Kepercayaan diri, motivasi dan ketahanan
  • Kesadaran hukum dan komersial
  • Manajemen yang sangat baik
  • Keterampilan akademik dan penelitian yang sangat baik

Pengertian Tentang Tugas Arkeolog & Tanggung Jawabnya

Arkeolog /Archaeologist
Pengertian Arkeolog
Arkeologi, berasal dari bahasa Yunani, archaeo yang berarti "kuno" dan logos, "ilmu". Nama alternatif arkeologi adalah ilmu sejarah kebudayaan material. Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan (manusia) masa lalu melalui kajian sistematis atas data bendawi yang ditinggalkan.

tugas utama arkeolog

Kajian sistematis meliputi penemuan, dokumentasi, analisis, dan interpretasi data berupa artefak (budaya bendawi, seperti kapak batu dan bangunan candi) dan ekofak (benda lingkungan, seperti batuan, rupa muka bumi, dan fosil) maupun fitur (artefaktual yang tidak dapat dilepaskan dari tempatnya (situs arkeologi). 

Teknik penelitian yang khas adalah penggalian (ekskavasi) arkeologis, meskipun survei juga mendapatkan porsi yang cukup besar.

Sedang Arkeolog adalah pelaku yang mempelajari sejarah manusia dengan memeriksa artefak, yang berkisar dari alat prasejarah dan bangunan untuk tulang hewan dan organisme kecil. Penggalian pelatihan terorganisir adalah cara yang berguna untuk memperoleh pengalaman. 

Arkeolog mempelajari masa lalu aktivitas manusia dengan menggali, mempelajari dan menafsirkan objek dan situs sejarah. Mereka melaksanakan proyek penggalian di situs sejarah dan mengumpulkan data yang menginformasikan pemahaman tentang masa lalu.

Tugas & tanggung jawab utama Arkeolog

  • Menggunakan survei geofisika dan foto udara untuk menemukan situs penggalian yang cocok
  • Melakukan survei perencanaan dan penggalian
  • Pemeriksaan, mendokumentasikan dan melestarikan artefak
  • Memproduksi, kompilasi dan memelihara catatan fotografi dan tulisan kedalam database elektronik
  • Mengawasi dan membimbing staf
  • Mengumpulkan, menganalisis dan menafsirkan data
  • Menulis laporan, makalah dan artikel lainnya untuk publikasi
  • Mempelajari dan menafsirkan temuan
  • Memiliki kemampuan matematika, statistik dan komputasi pemodelan
  • Menilai aplikasi perencanaan untuk membangun pengembang

Beberapa bidang pekerjaan yang membutuhkan Arkeolog

  • Organisasi sejarah nasional
  • Museum
  • Pengembang profesional dan komersial
  • Unit arkeologi Universitas
  • Badan penelitian arkeologi

Kualifikasi pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan Arkeolog

Sementara kualifikasi akademik tidak selalu penting, namun banyak perusahaan atau badan yang terkait membutuhkan sarjana dari gelar arkeologi. Sarjana yang kuat dan kualifikasi pascasarjana biasanya diperlukan untuk karir di akademisi, karena tingkat sengit persaingan.

Lulusan dari disiplin gelar lain akan perlu untuk mendapatkan kualifikasi pascasarjana yang relevan, meskipun kualifikasi dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknik mungkin berguna dalam analisis laboratorium atau proyek-proyek rekonstruksi dan pemulihan.

Keterampilan & kemampuan Arkeolog

Bekerja pada penggalian bisa menuntut kesehatan secara fisik; itu akan membantu Anda untuk memiliki tingkat kebugaran, serta kesabaran dan antusiasme. Selain hal itu juga dibutuhkan:
  • Ketelitian
  • Keterampilan komunikasi tertulis
  • Pencatatan dan pelaporan yang akurat, termasuk penulisan, menggambar dan keterampilan fotografi
  • Pemikiran yang antusias atau pikiran yang selalu ingin tahu suatu hal khususnya dalam bidang arkeologi
  • Kemampuan untuk mengekstrak dan menganalisis data
  • Kemampuan presentasi
  • Kemampuan IT yang baik
  • Manajemen waktu yang baik
  • Fleksibilitas dalam hal lokasi
  • Kerja tim

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Kerja Arsitek

Arsitek / Architect
Pengertian Arsitek
Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial.

tugas arsitek
Pengertian kerja sebagai Arsitek / Architect

Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. 

Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan. Arsitek merancang bangunan baru dan menyarankan perubahan untuk bangunan yang ada.

Arsitek membuat desain untuk proyek-proyek baru, perubahan dan pengembangan ulang. Mereka menggunakan pengetahuan konstruksi khusus mereka dan keterampilan menggambar tingkat tinggi untuk merancang bangunan yang fungsional, aman, berkelanjutan dan estetis. 

Arsitek tetap terlibat selama proses konstruksi, mengadaptasi rencana mereka sesuai dengan keterbatasan anggaran, faktor lingkungan atau kebutuhan klien. Dengan demikian, mereka beroperasi sebagai bagian dari tim proyek secara keseluruhan; mereka bekerja sama dengan berbagai profesional konstruksi dari surveyor kuantitas untuk membangun layanan insinyur.

Tugas & tanggung jawab Arsitek

  • Menciptakan desain bangunan dan gambar yang sangat rinci baik dengan tangan dan dengan menggunakan komputer-aided design (CAD) aplikasi spesialis
  • Penghubung dengan profesional konstruksi tentang kelayakan proyek potensial
  • Perencanaan bangunan, dampak lingkungan dan anggaran proyek
  • Bekerja sama dengan tim profesional lain seperti insinyur bangunan, manajer konstruksi, surveyor kuantitas dan teknologi arsitektur
  • Menulis dan penyajian laporan, proposal, aplikasi dan kontrak
  • Memilih material yang akan digunakan dan menetapkan persyaratan untuk proyek
  • Beradaptasi rencana sesuai dengan keadaan dan menyelesaikan setiap masalah yang mungkin timbul selama konstruksi
  • Memastikan proyek ini berjalan sesuai jadwal dan anggaran
  • Memainkan bagian dalam proyek dan tim manajemen

Beberapa Perusahaan yang membutuhkan jasa Arsitek

  • Perusahaan arsitek swasta
  • Perusahaan konstruksi besar
  • Badan-badan sektor publik
  • Organisasi industri besar

Kualifikasi dan pelatihan yang dibutuhkan

  • Keterampilan komunikasi yang baik, baik tertulis maupun lisan
  • Tingkat kreativitas yang tinggi, imajinasi dan visi
  • Minat dalam lingkungan dibangun dan dedikasi untuk melihat proyek-proyek pada kesimpulan mereka
  • Kesediaan untuk bekerja berjam-jam, di bawah waktu dan tekanan anggaran
  • Mendesain dan drafting yang sangat baik keterampilan dan kemampuan dengan dibantu komputer desain (CAD)
  • Kemampuan matematika yang kuat
  • Mata yang tajam untuk detail dari tugas-tugas tertentu, dikombinasikan dengan pemahaman tentang spesifik bagaimana seperti cocok dengan proyek secara keseluruhan
  • Organisasi, manajemen proyek dan perencanaan keterampilan, termasuk kemampuan untuk menyulap beberapa tugas
  • Pikiran analitis dengan kemampuan pemecahan masalah yang sangat baik
  • Keterampilan kepemimpinan serta kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam tim profesional lainnya

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Web Desainer

Perancang Web/ (Web Desainer)
Pengertian (perancang web) /Web desainer
Web desainer merupakan jenis pekerjaan yang memfokuskan dalam perencanaaa, pembuatan dan merancang kode situs internet dan halaman web, banyak yang menggabungkan konten web teks dengan suara, gambar, grafik dan video klip. 

web designer
Pengertian kerja web designer


Web desainer berpengalaman dengan portofolio yang kuat sering dapat bekerja secara freelance. Web desainer bisa bekerja secara permanen pada perusahaan internet / website atau bisa juga dengan bekerja sebagai freelance atau bisa juga merancang dan membuat website untuk keperluan sendiri.

Tanggung Jawab Web desainer

Seorang desainer web bertanggung jawab untuk menciptakan sebuah situs atau halaman web, ini termasuk desain, tata letak dan coding web, ini dapat berarti bekerja pada sebuah website baru atau memperbarui situs yang sudah ada.

Tanggung jawab pekerjaan meliputi:
  • Menciptakan desain situs web
  • Memproduksi situs sampel
  • Melakukan pertemuan dengan klien untuk mendiskusikan kebutuhan dan / atau kemajuan proyek
  • Menunjukkan dan menerima masukan tentang rancangan situs
  • Up-to-date dengan perkembangan teknologi dan software terbaru
  • Mengembangkan keterampilan dan keahlian dalam bahasa yang sesuai software / program termasuk html, PHP, MyQsl, Jquerry, Javascript dan lain-lain
  • Menghasilkan produk yang user-friendly, efektif dan menarik
  • Bekerja sebagai bagian dari tim multi-disiplin

Untuk web desainer yang bekerja disuatu perusahaan biasanya ada beberapa tekanan untuk memenuhi tenggat waktu saat jam tambahan mungkin diperlukan. prospek promosi yang sangat baik bagi karyawan bersedia untuk mengganti pekerjaan rutin. Mereka dengan pengalaman yang relevan dan kuat biasanya memperoleh gaji yang baik.

Perusahaan yang membutuhkan web designer
  • Perusahaan perangkat lunak
  • Konsultan IT
  • Perusahaan desain web spesialis
  • Organisasi perusahaan besar
  • Setiap organisasi yang menggunakan sistem komputer.
  • Perusahaan yang membutuhkan web sebagai sarana promosi dan pengenalan produk
  • Perusahaan Penjualan
  • Perusahaan yang bergerak dengan target internasional dll.

Wirausaha kerja / freelance umumnya mungkin bagi individu dengan pengalaman yang sesuai. Beberapa web desainer juga biasanya melakukan pekerjaan sampingan sebagai blogger / full time blogger untuk menghasilkan uang yaitu dengan promosi jasa pembuatan web, kerja online maupun mendapatkan uang dari aktifitas online.

Kualifikasi dan Keterampilan yang dibutuhkan Web desainer

Sebuah gelar dalam berbagai subjek dapat diterima untuk masuk ke profesi, meskipun pengusaha dapat mencari lulusan dengan IT yang relevan, ilmu komputer atau rekayasa kualifikasi. Umumnya, pengalaman atau program konversi IT pascasarjana (untuk lulusan tanpa gelar yang relevan) komputasi dapat berguna. 

Hal ini penting untuk memberikan perusahaan yang membutuhkan demonstrasi sampel dari halaman web yang telah diproduksi. Beberapa perusahaan juga tidak membutuhkan pendidikan formal untuk web desainer ini tetapi lebih mengutamakan pengalaman dan keahlian yang didapat dari sampel web yang diajukan.

Keterampilan / Keahlian kunci untuk web designer
  • Imajinasi
  • Kreativitas
  • Kesabaran
  • Perhatian terhadap detail (Teliti)
  • Kemampuan analisis
  • Kemampuan berkomunikasi
  • Kemampuan teknis
  • Keterampilan IT yang sangat baik

Pengertian Tentang Penulis (Writer) & Pekerjaannya

Writer / Penulis
Pengertian Penulis

Penulis adalah sebutan bagi orang yang melakukan pekerjaan menulis, atau menciptakan suatu karya tulis. Menulis merupakan jenis pekerjaan sekaligus hobi, penulis profesional menuangkan karyanya dalam bentuk tulisan yang bisa menghasilkan uang, namun ada juga yang menulis untuk keperluan hobi atau menyalurkan hobi mereka untuk menuangkan ide pikiran kedalam tulisan. 

Menulis adalah kegiatan membuat huruf (angka) menggunakan alat tulis di suatu sarana atau media penulisan, mengungkapkan ide, pikiran, perasaan melalui kegiatan menulis, atau menciptakan suatu karangan dalam bentuk tulisan.

Pengertian penulis
Pengertian kerja Writer / Penulis

Karya tulis bisa berupa karya tulis ilmiah: penelitian, makalah, jurnal; tulisan jurnalistik, artikel, opini, feature; sastra atau fiksi (termasuk prosa, novel, cerpen, puisi). Format tulisan penerbit berupa media cetak seperti buku, majalah, tabloid, koran, media on-line/internet: (website, blog; media jejaring sosial: facebook, twitter, google plus dan sebagainya. Padanan istilah penulis adalah pengarang, penggubah, prosais, pujangga, sastrawan.

Ketrampilan & Keahlian Yang Dibutuhkan Penulis

Sebagian besar penulis lebihmenyukai penulis freelance "paruh waktu". Penulis yang bekerja permanen sebagai penulis biasanya pada penulis teknis, akademik atau jurnalis peran, penulis buku. Pada umumnya seorang penulis harus memiliki tiga keterampilan dasar:

  • Keterampilan berbahasa dalam merekam bentuk lisan ke tulisan, termasuk kemampuan menggunakan ejaan, tanda baca, dan pemilihan kata.
  • Keterampilan penyajian, seperti pengembangan paragraf, merinci pokok bahasa menjadi sub bahasan pokok, dan susunan secara sistematis.
  • Keterampilan perwajahan, termasuk kemampuan pengaturan tipografi seperti penyusunan format, jenis huruf, kertas, tabel dan lain sebagainya.
Sedang keterampilan tambahan adalah sebagai berikut:
  • Ketekunan
  • Komunikasi tertulis yang sangat baik
  • Sebuah pemahaman yang baik dari narasi
  • Kesadaran khalayak
  • Kemampuan menggunakan media lain untuk menulis seperti penggunaan gambar, sampul, media online dll
Tugas utama seorang penulis
  • Menulis, editing dan proofreading teks
  • Penghubung dengan profesional lainnya seperti printer, fotografer dan seniman
  • Pemasaran dan distribusi kerja
  • Meneliti dan mengembangkan kontak
  • Mencari kontrak penerbitan
  • Negosiasi syarat dan ketentuan kontrak
  • Administrasi Umum
Bidang Pekerjaan yang membutuhkan Penulis
Bidang profesional :
  • Webmaster (penulis untuk konten blog/ web profesional)
  • Penerbit
  • Koran dan majalah
  • Radio atau televisi drama
  • Studio film
  • Buku
  • Penulis naskah (drama /perfilman)
  • Penulis karya ilmiah, akademik, penelitian, jurnalistik, opini dll
Penulis freelance (paruh waktu)
Biasanya penulis paruh waktu ini menulis untuk majalah, koran, tabloid, website, media sosial, cerpen, puisi, review (ulasan/tinjauan produk), blog dll

Kualifikasi dan pelatihan yang dibutuhkan

Tidak ada kualifikasi akademis formal yang diperlukan. Sebelumnya pengalaman dari artikel yang dipublikasikan, kerja freelance atau kompetisi menulis dapat berguna, meskipun tidak penting. Berbagai macam lembaga termasuk universitas, perguruan tinggi dan pusat-pusat pendidikan orang dewasa menawarkan kursus menulis kreatif singkat yang dapat membantu.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Teller Bank

Bank Teller
Pengertian Teller Bank

Seorang teller bank adalah karyawan sebuah bank yang berhubungan langsung dengan sebagian besar pelanggan. Di beberapa tempat, karyawan ini dikenal sebagai kasir atau perwakilan pelanggan. Pekerjaan teller membutuhkan pengalaman yang erkaitan dengan penanganan uang tunai. 

Sebagian besar bank memberikan pelatihan on-the-job untuk pelatihan menjadi seorang teller ini. Teller dianggap sebagai "garis depan" dalam bisnis perbankan karena mereka adalah orang-orang pertama yang berkaitan langsung dengan pelanggan bank.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Teller Bank
Pengertian tugas teller bank

Tugas seorang Teller bank

  • Melayani penarikan, transfer dan penyetoran uang dari pelanggan.
  • Melakukan pemeriksaan kas dan menghitung transaksi harian menggunakan komputer, kalkulator, atau mesin penghitung.
  • Pemeriksaan Kas dan membayarkan penarikan uang pelanggan setelah memverifikasi data, jumlah uang dan memastikan akun pelanggan memiliki dana yang cukup untuk penarikan.
  • Menerima cek dan uang tunai untuk deposit, memverifikasi jumlah, dan periksa keakuratan slip setoran.
  • Periksa cek untuk dukungan dan untuk memverifikasi informasi lain seperti tanggal, nama Bank, identifikasi orang yang menerima pembayaran dan legalitas dokumen.
  • Memasukkan transaksi nasabah ke dalam komputer untuk mencatat transaksi dan mengeluarkan tanda terima yang dihasilkan komputer.
  • Membantu dan melayani pelanggan terkait transaksi keuangan
  • Mengidentifikasi kesalahan transaksi ketika debit dan kredit tidak seimbang.
  • Menyiapkan dan memverifikasi cek kasir.
  • Mengatur uang yang diterima dalam kotak kas dan dispenser koin menurut denominasi.
  • Memproses transaksi seperti deposito, kontribusi rencana tabungan pensiun, transaksi teller otomatis, dan deposit email.
  • Menerima hipotek, pinjaman, atau pembayaran tagihan utilitas publik, verifikasi tanggal pembayaran dan hutang.
  • Menyelesaikan masalah atau perbedaan mengenai rekening nasabah.
  • Menjelaskan, mempromosikan, atau menjual produk atau jasa seperti cek perjalanan, obligasi tabungan, wesel, dan cek kasir, menggunakan informasi terkomputerisasi tentang pelanggan untuk menyesuaikan rekomendasi.
  • Melakukan tugas-tugas administrasi seperti mengetik, pengarsipan, dan fotografi mikrofilm.
  • Memantau brankas bank untuk memastikan saldo kas yang benar.
  • Memesan pasokan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • Menerima dan menghitung persediaan harian kas, draft, dan cek perjalanan.
  • Memproses dan memelihara catatan kredit pelanggan.
  • Menghitung, memverifikasi.
  • Melaksanakan layanan khusus bagi pelanggan, seperti memesan kartu bank dan cek.
  • Mendapatkan dan memproses informasi yang diperlukan untuk penyediaan jasa, seperti pembukaan rekening baru, rencana tabungan, dan obligasi pembelian.
  • Menginformasikan pelanggan tentang peraturan mata uang asing, dan menghitung biaya transaksi untuk pertukaran mata uang.
  • Mempersiapkan jadwal kerja untuk staf.

Tanggung jawab teller Bank

Menjadi staf lini paling depan yang berkaian dengan pelanggan langsung, mereka yang paling mungkin untuk mendeteksi dan menghentikan transaksi penipuan untuk mencegah kerugian di bank (uang palsu dan cek, pencurian identitas, trik kepercayaan diri, dll). 

Posisi ini juga mengharuskan teller untuk menjadi ramah dan berinteraksi dengan pelanggan, menyediakan mereka dengan informasi tentang rekening nasabah dan jasa bank. Teller biasanya bekerja dari sebuah ruangan khusus bagi staf teller, biasanya terletak pada Jalur Teller. 

Sebagian besar stasiun memiliki sistem teller, yang meliputi laci kas, penerimaan validator / printer, penyortir kerja bukti, dan dokumen yang digunakan untuk menyelesaikan transaksi bank. Transaksi ini meliputi tanggung jawab oleh staf teller diantaranya adalah:

  • Pemeriksaan cashing, penyetoran, transfer, transfer kawat
  • Bertanggung jawab dalam melayani rekening tabungan, penarikan
  • Mengeluarkan item dinegosiasikan (cek kasir, cek perjalanan, wesel, rancangan penerbitan federal, dll)
  • Pengumpulan pembayaran
  • Mempromosikan produk lembaga keuangan itu (pinjaman, hipotik, dll)
  • Memberi arahan bisnis (kepercayaan, asuransi, pinjaman, dll)
  • Bertanggung jawab terhadap aliran uang tunai
  • Penebusan obligasi tabungan.
  • Menyelesaikan masalah pelanggan
  • Menyeimbangkan kubah, laci kas, ATM, dan Taus
  • Batching dan Pengolahan Bukti Kerja (On-Us / Not-On-Us Cek, Kupon Pembayaran, Counter Slips, dll)
  • Mungkin termasuk pemesanan produk untuk pelanggan (cek, slip setoran, dll)
  • Berkomunikasi dengan Supervisor, Peers, atau Bawahan - Memberikan informasi kepada supervisor, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, e-mail, atau secara langsung.
  • Membangun dan Mempertahankan Hubungan Interpersonal - Mengembangkan hubungan kerja yang konstruktif dan kooperatif dengan orang lain, dan menjaga mereka dari waktu ke waktu.
  • Melakukan untuk atau Bekerja Langsung dengan Umum - Pertunjukan untuk orang-orang atau berhadapan langsung dengan masyarakat. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko-toko, dan menerima klien atau tamu.
  • Berinteraksi Dengan Komputer - Menggunakan komputer dan sistem komputer (termasuk hardware dan software) program, menulis perangkat lunak, mengatur fungsi, memasukkan data, atau informasi proses.
  • Mendokumentasikan / Rekaman Informasi - Memasukkan, transkrip, rekaman, menyimpan, atau mempertahankan informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik / magnetik.
  • Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan dengan Standar - Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi undang-undang, peraturan, atau standar.
  • Mendapatkan Informasi - Mengamati, menerima, dan sebaliknya memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
  • Membuat Keputusan dan Pemecahan Masalah - Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
  • Informasi Pengolahan - Kompilasi, coding, kategorisasi, menghitung, tabulasi, audit, atau memverifikasi informasi atau data.
  • Berkomunikasi dengan Orang Luar Organisasi - Berkomunikasi dengan orang-orang di luar organisasi, yang mewakili organisasi untuk pelanggan, masyarakat, pemerintah, dan sumber-sumber eksternal lainnya. Informasi ini dapat ditukar langsung, secara tertulis, atau melalui telepon atau e-mail.
  • Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang relevan - Menjaga up-to-date teknis dan menerapkan pengetahuan baru untuk pekerjaan Anda.
  • Menafsirkan Arti Informasi untuk Lainnya - Menerjemahkan atau menjelaskan informasi apa artinya dan bagaimana hal itu dapat digunakan.
  • Mengidentifikasi Objects, Actions, dan Events - Mengidentifikasi informasi dengan mengelompokkan, memperkirakan, mengakui perbedaan atau persamaan, dan mendeteksi perubahan keadaan atau kejadian.
  • Pengorganisasian, Perencanaan, dan Memprioritaskan Kerja - Mengembangkan tujuan dan rencana untuk memprioritaskan, mengatur, dan menyelesaikan pekerjaan Anda yang spesifik.
  • Menganalisis data atau informasi - Mengidentifikasi mendasari prinsip, alasan, atau fakta dari informasi dengan mogok informasi atau data menjadi bagian-bagian yang terpisah.
  • Menyelesaikan Konflik dan Negosiasi dengan Lainnya - Penanganan keluhan, menyelesaikan sengketa, dan mengatasi keluhan-keluhan dan konflik, atau bernegosiasi dengan orang lain.
  • Menilai Kualitas Hal, Jasa, atau Orang - Menilai nilai, kepentingan, atau kualitas dari hal-hal atau orang-orang.
  • Memantau Proses, Bahan, atau Sekeliling - Pemantauan dan meninjau informasi dari bahan, peristiwa, atau lingkungan, untuk mendeteksi atau menilai masalah.
  • Jual atau Mempengaruhi Lainnya - Meyakinkan orang lain untuk membeli barang dagangan / barang atau sebaliknya mengubah pikiran atau tindakan mereka.
  • Mengembangkan dan Tim Building - Mendorong dan membangun saling percaya, menghormati, dan kerja sama di antara anggota tim.
  • Membantu dan Merawat Lainnya - Memberikan bantuan pribadi, perhatian medis, dukungan emosional, atau perawatan pribadi lainnya kepada orang lain seperti rekan kerja, pelanggan.


Kemampuan dan Keahlian yang Dibutuhkan Teller Bank

  • Pemahaman Oral - Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide-ide yang disajikan melalui kata-kata yang diucapkan dan kalimat.
  • Ekspresi Lisan - Kemampuan untuk mengkomunikasikan informasi dan ide-ide dalam berbicara sehingga orang lain akan mengerti.
  • Masalah Sensitivitas - Kemampuan untuk memberitahu ketika sesuatu yang salah atau mungkin salah. Tidak melibatkan pemecahan masalah, hanya mengakui ada masalah.
  • Informasi Pemesanan - Kemampuan untuk mengatur hal-hal atau tindakan dalam urutan tertentu atau pola sesuai dengan aturan tertentu atau set aturan (misalnya, pola angka, huruf, kata, gambar, operasi matematika).
  • Nomor Fasilitas - Kemampuan untuk menambahkan, mengurangi, mengalikan, atau membagi dengan cepat dan benar.
  • Pidato Kejelasan - Kemampuan untuk berbicara dengan jelas sehingga orang lain bisa mengerti Anda.
  • Dekat Visi - Kemampuan untuk melihat rincian jarak dekat (dalam beberapa kaki dari pengamat).
  • Speech Recognition - Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengerti pembicaraan orang lain.
  • Penalaran Matematika - Kemampuan untuk memilih metode matematika benar atau formula untuk memecahkan masalah.
  • Perceptual Kecepatan - Kemampuan untuk dengan cepat dan akurat membandingkan persamaan dan perbedaan antara set huruf, angka, benda, gambar, atau pola. Hal-hal yang harus dibandingkan dapat disajikan pada saat yang sama atau satu demi satu. Kemampuan ini juga termasuk membandingkan objek disajikan dengan benda ingat.
  • Pemahaman Ditulis - Kemampuan membaca dan memahami informasi dan ide-ide yang disajikan secara tertulis.
  • Penalaran Deduktif - Kemampuan untuk menerapkan aturan umum untuk masalah tertentu untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
  • Inductive Penalaran - Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
  • Perhatian Selektif - Kemampuan untuk berkonsentrasi pada tugas selama periode waktu tanpa terganggu.
  • Ekspresi Ditulis - Kemampuan untuk mengkomunikasikan informasi dan ide-ide dalam menulis sehingga orang lain akan mengerti.
  • Kategori Fleksibilitas - Kemampuan untuk menghasilkan atau menggunakan perangkat peraturan yang berbeda untuk menggabungkan atau mengelompokkan hal-hal dalam cara yang berbeda.
  • Matematika - Menggunakan matematika untuk memecahkan masalah.
  • Mendengarkan Aktif - Memberikan perhatian penuh pada apa yang orang lain katakan, mengambil waktu untuk memahami poin yang dibuat, mengajukan pertanyaan yang sesuai, dan tidak mengganggu pada waktu yang tidak.
  • Layanan Orientasi - Secara aktif mencari cara untuk membantu orang.
  • Sosial Perceptiveness - Menyadari reaksi orang lain dan memahami mengapa mereka bereaksi seperti yang mereka lakukan.
  • Pemahaman Membaca - Memahami ditulis kalimat dan paragraf dalam dokumen kerja terkait.
  • Berbicara - Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
  • Pembelajaran Aktif - Memahami implikasi dari informasi baru untuk kedua saat ini dan masa depan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
  • Manajemen Waktu - Mengelola waktu sendiri dan waktu orang lain.
  • Monitoring - Pemantauan / Menilai kinerja diri sendiri, orang lain, atau organisasi untuk melakukan perbaikan atau mengambil tindakan korektif.
  • Berpikir Kritis - Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari solusi alternatif, kesimpulan atau pendekatan untuk masalah.
  • Menulis - Berkomunikasi secara efektif dalam menulis yang sesuai untuk kebutuhan penonton.
  • Strategi Belajar - Memilih dan menggunakan pelatihan / metode pembelajaran dan prosedur yang tepat untuk situasi ketika belajar atau mengajar hal-hal baru.
  • Menginstruksikan - Mengajar orang lain bagaimana melakukan sesuatu.
  • Pelanggan dan Layanan Personal - Pengetahuan tentang prinsip-prinsip dan proses untuk menyediakan pelanggan dan layanan pribadi. Ini termasuk penilaian kebutuhan pelanggan, standar kualitas pertemuan untuk layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
  • Bahasa Inggris - Pengetahuan tentang struktur dan isi dari bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata-kata, aturan komposisi, dan tata bahasa.
  • Matematika - Pengetahuan tentang aritmatika, aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan aplikasi mereka.

Pengertian Tugas & Tangung Jawab Manajer (Manager)

Manager / Manajer
Pengertian Manajer (Manager)
Definisi Mary Parker Follet menyatakan bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. 

Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.

Pengertian Tugas & Tangung Jawab Manajer (Manager)
Pengertian Kerja Manager / Manajer

Sebab itulah masih banyak perbedaan definisi tentang manager. Dilihat dari tata bahasa manager adalah pelaku dari manajemen. Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." 

Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. 

Nah jika disimpulkan dari tata bahasa maka manager adalah Seseorang (pelaku) yang mengatur, mengarahkan, mengendalikan dan mengkoordinasikan bawahannya untuk encapai tujuan organisasi yang efektif dan efisien.

Tugas Manajer (manager)
  • Mempertahankan staf dengan merekrut, memilih, mengorientasi, dan melakukan pelatihan karyawan, menjaga lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan tertib.
  • Menyelesaikan dan mengevaluasi kinerja staf dengan berkomunikasi, perencanaan, monitoring, dan menilai hasil pekerjaan.
  • Melakukan coaching, konseling, dan mendisiplinkan karyawan, mengembangkan, mengkoordinasikan sistem, kebijakan, prosedur, dan standar produktivitas.
  • Menetapkan tujuan strategis dengan mengumpulkan bidang bisnis yang bersangkutan, keuangan, layanan, dan informasi.
  • Mengidentifikasi dan mengevaluasi tren, memilih tindakan, mendefinisikan tujuan dan mengevaluasi hasil.
  • Menyelesaikan tujuan keuangan dengan perencanaan kebutuhan, mempersiapkan anggaran tahunan, pengeluaran, menganalisis varians dan memulai tindakan korektif.
  • Mempertahankan kualitas layanan dengan menegakkan standar kualitas dan layanan pelanggan, menganalisis dan menyelesaikan kualitas dan layanan masalah pelanggan, merekomendasikan perbaikan sistem.
  • Mempertahankan pengetahuan profesional dan teknis dengan menghadiri workshop pelatihan, meninjau publikasi profesional, membangun jaringan pribadi, benchmarking, berpartisipasi dalam sosial bermasyarakat secara profesional.
  • Pengambilan keputusan, membuat rencana, menyusun organisasi, pengarahan organisasi, pengendalian, penilaian dan pelaporan.

Tanggung Jawab Manager

Menyelesaikan tujuan organisasi atau perusahaan dengan mengelola staf sesuai dengan departemen yang dia pimpin, bertanggung jawab tentang perencanaan dan evaluasi kegiatan sebuah organisasi atau perusahaan. 

Seseorang yang tanggungjawab utamanya adalah menjalankan proses atau fungsi manajemen, dengan membuat perencanaan serta mengambil keputusan, mengorganisasikan, memimpin, serta melakukan fungsi pengawasan terhadap manusia/pekerja, keuangan, aset fisik, serta informasi. Dalam pelaksanaan kegiatannya, seorang manajer harus dapat mencapai tujuan organisasi melalui kerjasama dengan banyak orang (staf).

Fungsi Manager
  • Fungsi perencanaan (planning) dari suatu kebijakan yang akan diambil perusahaan serta memprediksikan hasil yang akan didapatkan dari tindakan yang akan diambil tsb.
  • Fungsi pengaturan (organizing), yaitu mengatur, membentuk, mendelegasikan dan menerapkan jalur suatu wewenang/tanggungjawab dan sistem komunikasi, serta mengoordinir kerja setiap anggota organisasi/instansi.
  • Fungsi pengawasan (controlling), yaitu mencakup persiapan atau standar kualitas dan kuantitas hasil kerja, baik dalam bentuk produk ataupun jasa yg diberikan pada perusahaan dalam rangka memberikan pencapaian tujuan perusahaan.
  • Fungsi kepemimpinan (leading) yang membuat oranglain melakukan pekerjaan, mendorong, memotivasi serta menciptakan iklim pekerjaan yang baik.
  • Fungsi evaluating, yaitu menganalisa hasil dari seluruh kegiatan yang telah dilakukan melalui analisis SWOT.

Keterampilan & Kualifikasi Seorang Manager

Manajemen kinerja, Manajemen Proyek, Coaching, Pengawasan, Manajemen Mutu, Hasil Driven, Mengembangkan Anggaran, Mengembangkan Standar, Foster Teamwork, Menangani Tekanan, Memberikan Umpan Balik

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Sekretaris (Secretary)

Secretary / Sekretaris 
Pengertian Sekretaris (Secretary)
Sekretaris memainkan peran pendukung dalam organisasi tempat mereka bekerja untuk melakukan berbagai tugas administratif. Sekretaris adalah sebuah profesi administratif yang bersifat asisten atau mendukung. 

Definisi dari pekerjaan ini merujuk kepada sebuah pekerja kantor yang tugasnya ialah melaksanakan perkerjaan rutin, tugas-tugas administratif, atau tugas-tugas pribadi dari atasannya. 

Pekerja atau karyawan ini biasanya melakukan tugas-tugas seperti mengetik, penggunaan komputer, dan pengaturan agenda. Mereka biasanya bekerja di belakang meja. Sebagian besar sekretaris adalah wanita.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Sekretaris (Secretary)
Pengertian secretary / sekretaris

Di dunia kerja saat ini ada lagi profesi yang merupakan perkembangan dari sekretaris yaitu asisten pribadi (PA atau Personal Assistant). 

Perbedaan dari PA dan sekretaris adalah PA lebih bertanggung jawab untuk satu orang saja, dalam hal ini eksekutif atau bos yang mempekerjakan dirinya. Sedangkan sekretaris lebih bertanggung jawab kepada perusahaan secara umum.

Tugas pokok & Umum Sekretaris (Secretary)
  • Menjawab telepon dan memberikan informasi kepada penelepon, mengambil pesan, atau pengalihan panggilan kepada individu yang tepat.
  • Mengatur konferensi, pertemuan, dan pemesanan perjalanan bagi personil kantor.
  • Menulis, mengetik, dan mendistribusikan catatan rapat, korespondensi rutin, dan membuat laporan.
  • Menyapa pengunjung dan penelepon, menangani pertanyaan mereka, dan mengarahkan mereka ke orang yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka.
  • Mencari dan melampirkan file yang sesuai untuk korespondensi yang membutuhkan balasan.
  • Menerima pemberitaan email, materi promosi, dan informasi lainnya.
  • Penjadwalan dan mengatur acara.
  • Membuat salinan dari korespondensi dan barang cetakan lainnya.
  • Menjadwal dan mengkonfirmasi janji dengan klien, pelanggan, atau pengawas.
  • Mengumpulkan dan menyalurkan dana dari rekening kas, dan menyimpan catatan dari koleksi dan pengeluaran.
  • Melakukan pencarian untuk menemukan informasi yang dibutuhkan, menggunakan sumber seperti Internet.
  • Mengkoordinasikan konferensi dan pertemuan.
  • Menetapkan prosedur kerja dan jadwal, dan melacak pekerjaan sehari-hari staf administrasi.
  • Belajar untuk mengoperasikan teknologi baru di kantor baru untuk dikembangkan dan diimplementasikan.
  • Mengelola proyek, dan memberikan kontribusi kepada panitia dan tim kerja.
  • Mengoperasikan sistem surat elektronik dan mengkoordinasikan arus informasi baik secara internal maupun dengan organisasi lain.
  • Mempersiapkan dan cek email.
  • Memberikan layanan kepada pelanggan, seperti penempatan pesanan dan informasi account.
  • Mereview atau mengulas pekerjaan staff untuk memeriksa ejaan dan tata bahasa, memastikan bahwa kebijakan format yang ditetapkan perusahaan diikuti, dan merekomendasikan revisi.
  • Mengawasi staf administrasi lainnya, dan memberikan pelatihan dan orientasi staf baru.
  • Mengoperasikan peralatan kantor seperti mesin fax, mesin fotokopi, dan sistem telepon, dan menggunakan komputer untuk spreadsheet, pengolah kata, manajemen database, dan aplikasi lainnya.
  • Mengisi buku harian
  • Mengelola database
  • Perekrutan, pelatihan dan pengawasan staf junior
  • Menerapkan prosedur baru dan sistem administrasi

Tanggung Jawab Sekretaris (Secretary)
  • Bertanggung jawab melakukan, membuat, memastikan dan mengatur janji maupun pertemuan secara efektif & terorganisir.
  • Bertanggung jawab catatan administrasi yang efektif.
  • Bertanggung jawab menegakkan persyaratan hukum yang mengatur dokumen, charity law, company law dll (jika relevan).
  • Bertanggung jawab dalam komunikasi dan korespondensi

Bidang Umum Sekretaris (Secretary)

Beberapa bidang umum dimana sekretaris dibutuhkan:
  • Pemerintahan baik pemerintah daerah dan nasional
  • Universitas
  • Rumah Sakit
  • Bisnis
  • Amal
  • Lembaga keuangan
  • Perusahaan
  • Perusahaan Hukum

Syarat & Kualifikasi Sekretaris (Secretary)

Kualifikasi akademik formal tidak selalu diperlukan, itu berarti sekretaris tidak hanya berasal dari kalangan akademik namun juga bisa dari SMU atau Sekolah kejuruan dan biasanya SMK administrasi, akuntansi maupun kejuruan sekretaris, meskipun untuk perusahaan besar membutuhkan sekretaris yang kompeten dibidangnya. 

Beberapa kualifikasi yang dibutuhkan oleh sekretaris profesional adalah lulusan akademi maupun universitas jurusan bahasa Inggris, bisnis, IT, bahasa, ilmu informasi, administrasi atau manajemen. Pengalaman kerja juga dapat membantu.

Keterampilan & kemampuan Yang Dibutuhkan Sekretaris (Secretary)
  • Kemampuan interpesonal
  • Keterampilan kerja tim
  • Kemampuan berorganisasi
  • Keterampilan negosiasi
  • Ketegasan
  • Manajemen waktu
  • Pengambilan keputusan dan keterampilan pemecahan masalah
  • Kemampuan berkomunikasi

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab SATPAM (Security Guard)

Security Guard / Satuan Pengamanan
Pengertian Satuan Pengamanan (Security Guard)
Satuan Pengamanan atau sering juga disingkat Satpam adalah satuan kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/proyek/badan usaha untuk melakukan keamanan fisik (physical security) dalam rangka penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab SATPAM (Security Guard)

Definisi lain menyebut satuan keamanan atau security guard adalah tim atau kelompok yang bertugas mengamankan aset dari tindakan kejahatan atau kerusakan.

Fungsi Satuan Pengamanan (Security Guard)

Melindungi dan mengayomi lingkungan /tempat kerjanya dari setiap gangguan keamanan, serta menegakkan peraturan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerjanya

Tugas umum Satuan Pengamanan (Security Guard)

Tugas pokok yaitu menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan obyek pengamanan khususnya pengamanan fisik yang bersifat preventif.
  • Mengamankan suatu aset, instansi, proyek, bangunan, properti atau tempat dan melakukan pemantauan peralatan, pengawasan, pemeriksaaa dan jalur akses, untuk memastikan keamanan dan mnecegah kerugian atau kerusakan yang disengaja.
  • Melakukan tindakan preventif keamanan.
  • Kontrol lalu lintas dengan mengarahkan driver.
  • Melengkapi laporan dengan mencatat pengamatan, informasi, kejadian, dan kegiatan pengawasan.
  • Mempertahankan lingkungan dengan memantau dan pengaturan bangunan dan kontrol peralatan.
  • Menjaga stabilitas dan reputasi organisasi dengan memenuhi persyaratan hukum.
  • Memastikan pengoperasian peralatan dengan melengkapi persyaratan pemeliharaan preventif; mengikuti instruksi, mengevaluasi peralatan baru dan teknik.
  • Kontribusi untuk tim upaya mencapai hasil terkait yang diperlukan.
  • Mencegah dan deteksi dini penyusup, kegiatan atau orang yang masuk secara tak sah, vandalisme atau penerobos/peloncat pagar di wilayah kuasa tempat perusahaan (teritoir gebied/ruimte gebied)
  • Mencegah dan deteksi dini pencurian, kehilangan, penyalahgunaan atau penggelapan perkakas, mesin, komputer, peralatan, sediaan barang, uang, obligasi, saham, catatan atau dokumen atau surat-surat berharga milik perusahaan
  • Melindungi (pengawalan) terhadap bahaya fisik (orang dan barang yang menjadi aset milik perusahaan atau perorangan)
  • Melakukan kontrol/pengendalian, pengaturan lalu lintas (orang, kendaraan dan barang) untuk menjamin perlindungan aset perusahaan
  • Melakukan upaya kepatuhan, penegakan tata tertib dan menerapkan kebijakan perusahaan, peraturan kerja dan praktik-praktik dalam rangka pencegahan tindak kejahatan
  • Melapor dan menangani awal (TPTKP) terhadap pelanggaran
  • Melapor dan menangani kejadian dan panggilan/permintaan bantuan Satpam, termasuk konsep, pemasangan dan pemeliharaan sistem alarm.

Tanggung Jawab Petugas Keamanan Pekerjaan (Security Guard)

Mempertahankan lingkungan yang aman dan nyaman untuk pelanggan dan karyawan dengan patroli, pengawasan pemeriksaan dan pemantauan.

Syarat & Keterampilan Satuan Pengamanan (Security Guard)

Beberapa kualifikasi umum diterakan untuk mendapatkan satuan pengamanan yang profesional dan diantaranya adalah:
  • Surveillance Keterampilan, Objektivitas, kontrol emosional, Integritas, Manajemen Keselamatan, Profesionalisme, Keterampilan Pelaporan, Lulus tes kesehatan dan kesamaptaan, lulus psikotes, sertifikat bebas narkoba.
  • Mengikuti diklat minimal Garda Pratama Dari Polri

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)

Quality Assurance / Jaminan Kualitas
Pengertian Quality Assurance (QA)
Sering kita merasa bingung dengan pengertian Quality Control (QC) dengan Quality Assurance (QA), karena keduanya berada didepartemen yang sama dalam suatu perusahaan. Perbedaanya terdapat pada tugasnya yang berbeda walaupun keduanya biasanya terdapat dalam satu departemen. 

Kita mengetahui jika pengertian tugas Quality Control (QC) merupakan pengendalian kualitas, sedang Quality Assurance adalah jaminan kualitas.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)

Jadi secara umum pengertian Quality Assurance (QA) adalah secara umum mencakup monitoring, uji-tes dan memeriksa semua proses produksi yang terlibat dalam produksi suatu produk. Memastikan semua standar kualitas dipenuhi oleh setiap komponen dari produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan untuk memberikan jaminan kualitas sesuai standar yang diberikan oleh perusahaan.

Jadi Quality Assurance mempunyai tugas dan tanggung jawab pokok terkait dengan peran jaminan kualitas. Meskipun sifat yang tepat dari pekerjaan jaminan kualitas akan berbeda berdasarkan pada industri tertentu, tugas utama dan kompetensi terkait dengan memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar kualitas yang diperlukan atau diberikan sesuai standar perusahaan.

Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)

Quality Assurance (QA) secara umum bertanggung jawab untuk memastikan produk atau jasa memenuhi standar yang ditetapkan termasuk keandalan, kegunaan, kinerja dan standar kualitas umum yang ditetapkan oleh perusahaan.

Tugas Pokok & Tanggung Jawab Terperinci QA
  • Memiliki tugas poko dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu produk atau jasa
  • Menafsirkan dan menerapkan standar jaminan kualitas
  • Mengevaluasi kecukupan standar jaminan kualitas
  • Merancang sampel prosedur dan petunjuk untuk mencatat dan melaporkan data berkualitas
  • Meninjau pelaksanaan dan efisiensi kualitas dan inspeksi sistem agar berjalan sesuai rencana, melaksanakan dan memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk memastikan kualitas produk jadi
  • Mendokumentasikan audit internal dan kegiatan jaminan kualitas lainnya
  • Menyelidiki keluhan pelanggan dan masalah ketidaksesuaian
  • Mengumpulkan dan menyusun data kualitas statistik
  • Menganalisis data untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam sistem mutu
  • Mengembangkan, merekomendasikan dan memantau tindakan perbaikan dan pencegahan
  • Menyiapkan laporan untuk berkomunikasi hasil dari kegiatan kualitas
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan mengatur intervensi pelatihan untuk memenuhi standar kualitas
  • Mengkoordinasikan dan dukungan di tempat audit yang dilakukan oleh penyedia eksternal
  • Mengevaluasi temuan audit dan menerapkan tindakan koreksi yang tepat
  • Mengelola dan memeriksa kegiatan manajemen risiko
  • Bertanggung jawab untuk sistem manajemen dokumen
  • Memastikan kepatuhan berkelanjutan dengan persyaratan peraturan kualitas dan industri yang ditetapkan perusahaan

Persyaratan Pendidikan & Pengalaman Quality Assurance (QA)
  • Gelar sarjana, Diploma yang sesuai dengan bidang tugas
  • Akan lebih baik jika memiliki  sertifikasi Kualitas Auditor, Quality Engineer, Peningkatan Kualitas Asosiasi, Six Sigma
  • Berpengalaman dalam pemeriksaan mutu, audit dan pengalaman pengujian
  • Berpengalaman dengan pelaksanaan program tindakan korektif
  • Berpengalaman khusus dalam produk industri
  • Memiliki keterampilan komputer yang baik termasuk Microsoft Office dan database
  • Memiliki keterampilan & pengetahuan tentang alat, konsep dan metodologi QA
  • Memiliki pengetahuan tentang persyaratan peraturan yang relevan

Keahlian Quality Assurance (QA)
  • Teliti
  • Detail 
  • Pandai untuk komunikasi secara lisan dan tertulis
  • Mampu dalam pengumpulan data
  • Manajemen dan analisis
  • Menganalisis masalah dan pemecahan masalah perencanaan dan pengorganisasian keputusan Pengambilan keputusan
  • Orientasi layanan pelanggan 
  • Mampu bekerja sama

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab HRD (Human Resource Development)

HRD / Human Resource Development / Pengembangan sumber Daya Manusia
Pengertian Tugas & Tanggung Jawab HRD 
Keberhasilan dan kesuksesan suatu perusahaan dalam berkembang merupakan salah satu keberhasilan kinerja karyawan atau sekumpulan orang yang berkinerja dan bertanggung jawab dalam memajukan perusahaan tersebut. 

Dan salah satu tugas dan tanggung jawab HRD dalam meningkatkan kinerja karyawan inilah salah satu peran penting mereka. HRD (Human Resources Development) atau dalam bahasa indonesia berarti pengembangan sumber daya manusia, dan jika diartikan secara tata bahasa mempunyai arti sekelompok orang atau tim yang mempunyai tugas mengembangkan sumber daya manusia atau pekerja dalam suatu perusahaan ataupun organisasi. 

Sekumpulan HRD dalam perusahaan biasanya dibagi dalam masing masing peran seperti manager HRD dan staff HRD. Manager HRD inilah yang "mengomando" tugas dan kinerja masing masing staff HRD bawahannya dan mengarahkannya sesuai tugas dan perannya masing masing.

Tugas utama HRD adalah untuk membuat setiap karyawan di suatu perusahaan ataupun organisasi mampu memaksimalkan kemampuan terbaik setiap individu karyawan untuk melayani perusahaan secara lebih baik. 

HRD
Pengertian HRD / Human Resources Development / Pengembangan Sumber Daya Manusia


Hrd harus bisa menjadi motivator, pendengar dan mampu mengatasi masalah karyawan atau bawahan dalam mengatasi masalah karyawan dalam bidang pekerjaannya. Sehingga HRD juga merupakan seseorang atau sekumpulan orang yang juga harus bisa menjadi "problems solution" bagi karyawan di perusahaan tersebut.

Jadi sangat penting atau vital keberadaan HRD dalam perusahaan, ibaratnya HRD adalah driver bagi sebuah kendaraan (Perusahaan), mereka harus bisa mengemudi dan mengarahkan kendaraan untuk tetap berjalan lancar dan lebih baik. 

Sehingga sangat lazim di dalam banyak perusahaan atau industri, posisi Human Resources Development atau bagian personalia merupakan salah satu bagian penting bagi kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Sering kali posisi HRD dianggap sebagai nyawa dari suatu perusahaan sehingga tak jarang posisi ini cenderung mendapat otoritas yang cukup tinggi dan dominan di posisi manajerial perusahaan dalam mengambil langkah atau kebijakan bagi para pekerjanya.

Biasanya para perusahaan akan mengutamakan para pelamar kerja yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang psikologi, ekonomi atau hukum, walaupun tidak harus seperti itu yang jelas para HRD ini haruslah memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup karena ptanggung jawabnya dalam perusahaan sangat vital. 

HRD secara umum bertanggung jawab penuh dalam proses rekrutmen atau pencarian tenaga kerja, mulai dari mencari kandidat terbaik, melakukan sesi wawancara atau interview, sampai proses penyeleksian.

Seorang HRD juga bertanggungjawab penuh dalam mengelola dan menggali kemampuan dari setiap tenaga kerja yang ada serta mengembangkan potensi para tenaga kerja ini melalui beberapa metode seperti membuat penilaian kinerja karyawan atau yang kita kenal dengan KPI (Key Performance Index) dan juga memberikan pelatihan-pelatihan atau training mengenai kepemiminan dan ketrampilan lain dalam dunia kerja.

Persyaratan ketrampilan

Seorang HRD atau sekumpulan HRD harus pandai dan teliti memanage waktu. Keterampilan dan kemampuan dalam manajemen waktu adalah suatu keharusan karena HRD perlu berurusan dengan semua karyawan perusahaan / cabang. 

Mereka harus bisa mengawasi kinerja dan dapat menjadi "problems solver" jika ditemukan terjadi masalah yang dihadapi para karyawan.

HRD juga perlu memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam merancang dan membangun strategi, menambahkan program manfaat, memecahkan banyak masalah dan mengelola waktu dan alur kerja dari setiap karyawan.    

Profesionalisme HRD

Pendekatan profesional di setiap langkah adalah suatu keharusan.

Rekomendasi HRD

Bermanfaat bagi semua karyawan harus sama dan penalaran harus transparan.

Tugas HRD

Tugas dan tanggung jawab HR tergantung pada ukuran perusahaan dan jumlah SDM yang dipekerjakan. Tugas stereotip HRD untuk merekrut karyawan, menjaga keuntungan perusahaan sebagai prioritas. Tapi tugas utama HRD merekrut dan polishing (mengembangkan) karyawan.

Tugas dasar HRD
  • Merekrut personil untuk posisi yang sesuai dengan kemampuan mereka.
  • Memberikan pelatihan dan pengembangan staf.
  • Monitoring kinerja dari setiap karyawan.
  • Memutuskan pemberian pengangkatan jabatan dan kompensasi.
  • Distribusi Pembayaran Karyawan
  • Survei Karyawan dan grading.
  • Monitoring perlengkapan kesehatan dan keselamatan bagi karyawan.
  • Trouble shooting dan pemecahan masalah bagi karyawan.
  • Menjaga hubungan dengan setiap karyawan.
  • Membentuk tim untuk proyek-proyek tertentu, dll

Persyaratan Pendidikan HRD

Gelar Sarjana dari perguruan tinggi yang mengkhususkan diri dalam sumber daya manusia seperti hukum, psikologi dan ekonomi. Berat Tugas dan tanggung jawab ditentukan oleh kriteria seleksi yang bervariasi dari setiap perusahaan dan juga tergantung pada perekrut.

Tips untuk HRD
  • Jaga kondisi yang baik dengan setiap karyawan.
  • Jadilah seseorang yang bisa dibutuhkan pertolongan ketika mereka membutuhkan Anda. Dengarkan masalah mereka dan membantu mereka menemukan solusi.
  • Inovatif dan berbeda. Dengan cara ini Anda dapat mengambil perhatian maksimal dari karyawan.
  • Apresiatif. Berikan pujian kepada karyawan ketika mereka melakukan pekerjaan dengan baik.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Quality Control (QC)

Pengendali Mutu / Quality Control
Pengertian Quality Control (QC)
Quality control (pengendali mutu) banyak diperlukan atau dibutuhkan di berbagai sektor industri, dari manufaktur mobil sampai produksi pangan. 

Tergantung dari sektor industri dimana Quality control tersebut bekerja, tugas umum mereka memeriksa secara visual, bantuan teknologi modern atau menguji produk secara manual sebelum, selama atau setelah proses produksi. 

Quality control juga bertanggung jawab dalam menjalankan dan memantau peralatan inspeksi, serta merekam dan menganalisis data kualitas suatu produksi.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Quality Control (QC)
Pengertian Quality control /Pengendali Mutu

Lebih detailnya Quality control bertugas meneliti produk dan selama proses produksi baik sebelum, selama dan setelah proses produksi untuk memperoleh standar kualitas yang diperlukan. Tugas quality control mencakup monitoring, uji-tes dan memeriksa semua proses produksi yang terlibat dalam produksi suatu produk. 

Memastikan semua standar kualitas dipenuhi oleh setiap komponen dari produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan.

Tugas Quality Control

Tugas quality control secara spesifik bervariasi, tergantung pada industri di mana mereka bekerja. Tidak peduli pada sektor industri dimana mereka bekerja tujuan utama mereka adalah pengendalian kualitas, menguji produk sesuai standar spesifikasi pabrik atau perusahaan.

Quality control memiliki kewenangan untuk menerima atau menolak produk yang yang akan dipasarkan. Ketika mereka menemukan cacat pada hasil produksi mereka berwenang dan dapat mengirimkan produk yang cacat kembali untuk perbaikan. Inti dari tugas mereka adalah menguji, memeriksa, meneliti, menganalisi kualitas produk sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan standar perusahaan dan layak diedarkan di pasaran.

Tanggung jawab Quality Control
  • Memantau perkembangan semua produk yang diproduksi oleh perusahaan.
  • Bertanggung jawab untuk memantau, menganalisis, meneliti, menguji suatu produk.
  • Memverifikasi kualitas produk
  • Quality Control bertanggung jawab memonitor setiap proses yang terlibat dalam produksi produk.
  • Memastikan kualitas barang produksi sesuai standar.
  • Merekomendasikan pengolahan ulang produk-produk berkualitas rendah.
  • Bertanggung jawab untuk dokumentasi inspeksi dan tes yang dilakukan pada produk dari sebuah perusahaan.
  • Membuat analisis catatan sejarah perangkat dan dokumentasi produk sebelumnya untuk referensi di masa mendatang.

Keahlian yang diperlukan Quality Control

Mampu menganalisis, menguji, meneliti, memantau dan memastikan produksi berjalan sesuai standar yang ditetapkan oleh perusaahaan.

Persyaratan Pendidikan Quality Control

Persyaratan pendidikan untuk Quality control tergantung pada sektor industri di mana mereka bekerja. Secara umum untuk menjadi staf quality control dibutuhkan ijazah dari perguruan tinggi, politeknik yang sejajar dengan Diploma. 

Sedang untuk jabatan lebih tinggi seperti manager kualitas produk mungkin membutuhkan ijazah lebih tinggi seperti sarjana maupun pascasarjana, begitu juga dengan quality produk yang lebih kompleks mungkin memerlukan pendidikan lanjutan dalam kontrol kualitas atau pelatihan khusus dalam bidang industri.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Dosen (Lecturer)

Dosen / Lecturer
Pengertian Dosen
Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

pengertian tugas dan tanggung jawab dosen
Pengertian dosen / Lecturer

Dosen memiliki tugas mengajar dan membimbing mahasiswa agar yang bersangkutan memiliki kompetensi yang relevan dengan keahliannya dan memiliki tanggung jawab pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian yang semestinya dilakukan secara terus menerus.
 
Tugas Dosen
  • Menciptakan suasana atau iklim proses pembelajaran yang dapat memotivasi
  • Memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan, dan bidang kemasyarakatan.
  • Tugas umum dosen sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Merencanakan dan melaksanakan pengajaran
  • Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
  • Merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran
  • Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Tanggung Jawab Dosen
  • Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
  • Merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran
  • Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
  • Bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar pertimbangan jenis kelamin, agama, suku, ras, kondisi fisik tertentu, atau latar belakang sosioekonomi peserta didik dalam pembelajaran
  • Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik, serta nilai-nilai agama dan etika; dan
  • Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Keahlian yang dibutuhkan seorang dosen

Profesi dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan prinsip dan keahlian sebagai berikut:
  • Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme
  • Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia
  • Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas
  • Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas
  • Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan

Persyaratan Pendidikan Seorang Dosen
  • Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
  • Dosen harus memiliki kualifikasi akademik yang diperoleh melalui pendidikan tinggi program pascasarjana yang terakreditasi sesuai dengan bidang keahlian
  • Lulusan program magister untuk program diploma atau program sarjana
  • Lulusan program doktor untuk program pascasarjana.
  • Memiliki sertifikasi sebagai dosen sebagai tenaga profesional
  • Memiliki pengalaman kerja sebagai pendidik pada perguruan tinggi sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun;
  • Memiliki jabatan akademik sekurang-kurangnya asisten ahli; dan
  • Lulus sertifikasi yang dilakukan oleh perguruan tinggi terakreditasi yang menyelenggarakan program pengadaan tenaga kependidikan pada perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Pemerintah RI.

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Guru (Pengajar)

Guru / Teacher / Pengajar
Pengertian Guru
Guru secara harfiah bisa diartikan sebagai tenaga pendidik/ pengajar suatu disiplin ilmu. Dalam bahasa Indonesia guru merujuk dalam artian pendidik profesional dengan tugas, mengajar, mendidik, mengarahkan, membimbing, menilai, melatih dan mengeluasi peserta didik. 

Pengertian secara umum dapat didwfinisakan sebagai pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam sertifikasi dan kualifikasi secara formal formal. 

Namun dalam definisi bahasa yang lebih setiap orang yang mengajarkan suatu hal atau pengetahuan yang baru dapat juga dianggap seorang guru, sebagai contoh guru mengajai, guru menari, guru menggambar dll.

pengertian guru
Pengertt& tanggung jawab kerja guru / pendidik
Guru tetap

Guru yang telah memiliki status minimal sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, dan telah ditugaskan di sekolah tertentu sebagai instansi induknya. Selaku guru di sekolah swasta, guru tersebut dinyatakan guru tetap jika telah memiliki kewewenangan khusus yang tetap untuk mengajar di suatu yayasan tertentu yang telah diakreditasi oleh pihak yang berwenang di kepemerintahan Indonesia.

Guru honorer

Guru tidak tetap yang belum berstatus minimal sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, dan digaji per jam pelajaran. Seringkali mereka digaji secara sukarela, dan bahkan di bawah gaji minimum yang telah ditetapkan secara resmi. 

Secara kasat mata, mereka sering nampak tidak jauh berbeda dengan guru tetap, bahkan mengenakan seragam Pegawai Negeri Sipil layaknya seorang guru tetap. Hal tersebut sebenarnya sangat menyalahi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Secara fakta, mereka berstatus pengangguran terselubung. Pada umumnya, mereka menjadi tenaga sukarela demi diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil melalui jalur honorer, ataupun sebagai penunggu peluang untuk lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil formasi umum.

Tugas Seorang Guru

Tugas seorang guru dapat diartikan dalam arti luas sebagai berikut:
  • Menciptakan suasana atau iklim proses pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk senantiasa belajar dengan baik dan bersemangat.
  • Memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan, dan bidang kemasyarakatan.
  • Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih.
  • Mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
  • Sebagai orangtua kedua yang memiliki artian pengganti orang tua di lingkungan sekolah
  • Merencanakan dan melaksanakan pengajaran

Tanggung jawab seorang Guru
  • Tanggung jawab guru, yaitu guru sebagai pengajar, guru sebagai pembimbing, dan guru sebagai administrator.
  • Memiliki tanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran.
  • Memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapi
  • Menjalinan antara pengajaran dan ketatalaksanaan pada umumnya.
  • Merencanakan dan menuntut murid-murid melakukan kegiatan-kegiatan belajar dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang diinginkan
  • Turut serta membina kurikulum sekolah
  • Melakukan pembinaan terhadap diri siswa (kepribadian, watak dan jasmaniah)

Keahlian yang harus dimiliki seorang Guru
  • Mampu membina siswa agar menjadi manusia berwatak (berkarakter)
  • Mampu memberikan bimbingan kepada murid. Bimbingan kepada murid agar mereka mampu mengenal dirinya sendiri, memecahkan masalahnya sendiri, mampu menghadapi kenyataan dan memiliki stamina emosional yang baik, sangat diperlukan.
  • Mampu melakukan diagnosis atas kesulitan-kesulitan belajar dan mengadakan penilaian atas kemajuan belajar.
  • Mampu menjadi motivator bagi peserta didik

Persyaratan pendidikan seorang Guru
  • Memiliki sertifikasi dan kualifikasi yang dibutuhkan sebagai pengajar, pembimbing maupun pendidik dari instansi maupun yayasan terkait.
  • Merupakan lulusan sarjana dari perguruan tinggi, dan biasanya lulusan fakultas keguruan atau fakultas lain yang merupakan bidang guru yang digelutinya seperti PGSD, Ekonomi, Kesenian, MIPA, Biologi, Matematika, Fisika, KImia, Ilmu Sosial dll

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Supervisor (Penyelia)

Supervisor / Penyelia
Pengertian Supervisor (Penyelia)
Supervisor atau dalam bahasa Indonesia disebut penyelia adalah jabatan dalam struktur perusahaan yang mempunyai kuasa dan wewenang untuk mengeluarkan perintah kepada rekan kerja bawahannya dibawah arahan jabatan atasannya. 

Jika dilihat dari bahasa inggris supervisor merupakan bentuk kata dari supervise (mengawasi, mengarahkan) jadi jika dideskripsikan maka supervisor adalah seseorang yang diberi wewenang atau memiliki jabatan untuk mnegawasi, mengarahkan suatu tatacara yang mengendalikan pelaksanaan tatacara lainnya.

tugas & tanggungjawab supervisor

Seperti perwira menengah dalam struktur TNI, supervisor ini juga bisa disejajarkan dalam tingkat di tingkat madya, yaitu seseorang yang diberikan kewenangan oleh jabatan diatasnya untuk memberikan arahan dan mengawasi jalannya atau tata cara kinerja anak buahnya, mengawasi dan memberikan arahan para pegawai pelaksana langkah-langkah kebiasaan kegiatan niaga atau produksi suatu perusahaan sehari-hari. 

Tugas seorang supervisor berbeda beda disetiap perusahaan maupun instansi yang mempekerjakannya, namun secara umum supervisor mempunyai tugas utama yaitu memonitoring suatu jalannya produksi agar berjalan lancar dan terkendali.

Supervisor harus bertanggung jawab dalam memastikan semua pekerjaan dilaksanakan dengan baik sehingga semua proses produksi berjalan lancar seperti monitoring produksi, pengawasah anak buah, melakukan instruksi kerja, bertanggung jawab  keamanan, keselamatan atau kesehatan yang terancam. 

Ia harus mampu menjalin kerja sama dengan atasan perusahaan atau dengan bawahannya agar tidak terjadi konflik. Supervisor dapat dibagi dalam beberapa tugas sesuai bakat dan pengalamannya sebagai contoh supervisor produksi, marketing, management dan sebagainya.

Tugas Supervisor (Penyelia)

Tugas utama seorang supervisor (penyelia) mengacu pada kata supervise adalah memonitor, mengawasi dan mengarahkan anak buah yang dipimpinnya merujuk dengan sesuai standar kerja atau pedoman arahan dari jabatan diatasnya. nah jika dikembangkan akan memiliki tugas tugas umum sesuai dengan bidang yang diembannya, dan berikut adalah tugas tugas supervisor secara umum:

  • Menyampaikan kebijakan yang disampaikan oleh jabatan di atasnya kepada seluruh bawahan dan groupnya
  • Mengatur kelompok kerja pada grup yang dipegangnya
  • Memberikan tugas pada subordinatenya
  • Membuat rencana jangka pendek untuk tugas yang telah ditetapkan oleh atasannya.
  • Mengontrol dan mengevaluasi kinerja bawahan
  • Memberikan info pada manajemen mengenai kondisi bawahan, atau menjadi perantara antara pekerja dengan manajemen
  • Menegakkan aturan yang telah di tentukan oleh perusahaan
  • Mendisiplinkan bawahan/subordinate
  • Memecahkan masalah sehari hari yang rutin
  • Melaksanakan tugas, proyek, dan pekerjaan secara langsung
  • Memberikan training pada subordinate
  • Memimpin dan memotivasi subordinate atau bawahannya 

Tanggung jawab Supervisor (Penyelia)

Tanggung jawab seorang supervisor terhadap perusahaan atau organisasi cukup berat, karena seorang supervisor harus bisa memotivasi dan mengarahkan kinerja anak buah dengan baik, dan bisa menjembatani pedoman kerja atau standar kerja yang diterapkan oleh perusahaan agar terlaksana baik dengan memimpin grup atau tim yang dibentuk. nah berikut tanggung jawab utama seorang supervisor:

  • Planning, merencanakan kegiatan yang menjadi tugasnya
  • Organizing, mengordinasikan kegiatan dan tugas agar berjalan lancar
  • Staffing, memastikan setiap orang yang terlibat pada tugas dan pekerjaan tersebut.
  • Directing, Mengarahkan bagaimana agar tugas dan pekerjaan tersebut dapat berjalan lancar sesuai standar kerja yang diterapkan organisasi maupun perusahaan.
  • Controlling, melakukan kontrol terhadap kegiatan dalam grup serta pekerjaan yang dilakukan oleh grup tersebut. 

Keahlian Supervisor (Penyelia)
  • Memiliki jiwa pemimpin, motivator, leader, problem solver (mampu mengatasi masalah)
  • Memahami masalah teknis
  • Mengetahui dan menerapkan fungsi manajemen (POAC)
  • Memberi contoh yang baik (Role model)
  • Terbuka / mau menerima masukan/pendapat/kritik bahkan reminder/teguran dari bawahan
  • Dapat mendengarkan dengan baik
  • Terorganisir
  • Dapat dipercaya
  • Tegas/ Assertife
  • Bisa memutuskan dengan baik
  • Bisa memberikan keputusan

Pengertian Tugas & Tanggung Jawab Financial Accountant

Akuntan Financial / Financial Accountant
Pengertian Financial Accountant

Seorang financial accountant (Akuntan Keuangan) adalah orang yang memiliki sikap dan bakat yang baik terhadap perhitungan dan akuntansi. Mereka membuat data keuangan dan laporan kepada manajemen, otoritas pajak, pemegang saham dan orang lain yang terlibat dalam keuangan perusahaan. Seorang akuntan keuangan bertanggung jawab untuk menjaga kas, memeriksa rekening pengeluaran dan akun neraca dan membuat penyesuaian tempat yang membutuhkan.

akuntan finansial
Pengertian finasial akuntan / Accountant Financial
Akuntan keuangan menganalisis rekening aliran kas dan gaji lainnya yang penting dalam sistem keuangan. Bertanggung jawab untuk meninjau hasil bersama dengan manajemen untuk menjamin aliran kas keungan berjalan dengan baik dan lancar.

Tugas Akuntan Finansial

Di bawah ini adalah tugas seorang akuntan keuangan
  • Melakukan fungsi akuntansi dari bagian keuangan bisnis seperti analisis manajemen serta laporan keuangan secara bulanan dan membantu dalam persiapan bulanan.
  • Melakukan pemeriksaan kas dan pelaporan kas keuangan harian, mingguan serta bulanan
  • Menganalisis keuangan yang diberikan oleh Supervisor.
  • Mencari dan menghubungi dengan pelanggan yang memiliki rekening tunggakan dan mengumpulkan data dalam komputer untuk memeriksa seluruh upaya dan kemajuan bisnis.
  • Melakukan fungsi-fungsi manajemen.
  • Membuat dan mendistribusikan laporan keuangan termasuk analisis tenaga kerja bulanan dan metrik keuangan utama.
Keahlian yang dibutuhkan Akuntan Keuangan

Untuk menjadi seorang akuntan keuangan yang baik, Anda harus memiliki keterampilan ataupun keahlian sebagai berikut:
  • Keahlian Berpikir sistematis
  • Mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keuangan
  • Mampu dan memahami hitungan dan akuntansi
  • Bermotivasi
  • Keterampilan pengawasan dan manajemen
  • Keterampilan hubungan interpersonal
  • Manajemen yang tepat waktu
  • Pengetahuan tentang prinsip akuntansi global yang
  • Keterampilan komunikasi yang baik
  • Manajemen risiko dan mampu bekerja bersama dengan orang lain sebagai anggota tim
  • Terorganisasi
Biasanya lingkungan kerja akuntan keuangan berada dalam kantor. Jam kerja dapat berkisar dalam 40 jam dalam satu minggu dan jam tambahan lembur. Dalam akuntansi publik, Anda mungkin perlu untuk bekerja 50-80 jam dalam satu minggunya.

Persyaratan Pendidikan

Gelar sarjana dalam bidang akuntansi, managemen, ekonomi, bisnis untuk akuntan keuangan senior, dan Diploma sesuai bidang untuk akuntan keuangan junior.
Master program administrasi bisnis konsentrasi di bidang keuangan dan menawarkan pendidikan profesi mengenai keuangan bersama dengan pelatihan manajemen.

Sertifikat yang membantu para pencari kerja akuntan keuangan meliputi:
  • CIMA
  • ACCA / ACA
  • AAT
  • CIPFA
  • IFA
  • ICAS
Tips Untuk mendaftar Lowongan Financial Accountant

Sebelum wawancara kerja, Anda harus mempersiapkannya dengan baik. Untuk itu periksa situs perusahaan untuk memastikan anda memenuhi segala persyaratan untuk mendapatkan pekerjaan akuntan keuangan di perusahaan itu. 

Memahami perusahaan, layanan, tanggung jawab karyawan dan struktur yang lengkap. Komunikasi yang baik adalah penting dalam pekerjaan ini sehingga Anda harus memberikan semua informasi secara efektif dalam wawancara untuk membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan komunikasi yang baik. 

Mereka akan meminta Anda tentang keterampilan, keahlian, program pelatihan dan lingkungan kerja yang Anda sukai.